Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pengaturan bonus bagi pemain Timnas Indonesia usai menjuarai ASEAN Cup 2026 sepenuhnya menjadi kewenangan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Pernyataan ini menunjukkan kepercayaan presiden sekaligus menjaga prinsip non-intervensi pemerintah terhadap federasi sepak bola sesuai Statuta FIFA, namun transparansi penyaluran bonus tetap menjadi sorotan publik.
President Prabowo Subianto stated on October 7, 2026 that bonus arrangements for the national team following its ASEAN Cup 2026 victory fall under the authority of PSSI Chairman Erick Thohir. The move signals presidential trust in Thohir while maintaining the FIFA principle of non-governmental interference in football associations. Transparency and anti-corruption compliance in bonus distribution remain key public concerns.